Home
PDF Print E-mail
Wednesday, 01 August 2018 00:00
PERTAMA DI INDONESIA
OBAT KUTU UNTUK UNGGAS MELALUI AIR MINUM
Iklan Kepro
Mungkin anda masih belum yakin dengan kehebatan produk yang satu ini!

Namanya adalah KEPROMEC ORAL  tanpa disadari oleh banyak peternak unggas, wabah kutu menyebar dan menginfeksi ayam sehingga tidak terasa bahkan akibnya sangat merugikan. Selain kutu ada lagi parasit luar yang sangat merugikan yaitu tungau dan caplak, sedikitnya ada 7 jenis kutu unggas yang bisa ditemukan pada ayam khususnya ayam petelur yaitu gallinae, Menacanthus stramineus, Goniocotes dissimilis, Goniodes gigas, Lipeurus caponis, Columbicola columbae, dan Cuclotogaster, heterographa yang biasanya dijumpai dibagian kepala unggas, mereka menyebar melalui kontak langsung diantara unggas yang satu dengan yang lainnya dapat juga melaui litter (alas kandang) dll, demikian juga tungau ada beberapa jenis yang menyerang unggas diantara yang paling sering ditemui diindonesia adalah tungau tropis.

tungau
Dari sebelah kiri 1. Kutu ayam (menacanthus sp), 2. Tungau ayam (ornithonyssus sylviarum), 3. Caplak ayam (argas sp).
Siklus hidup ektoparasit umumnya pada unggas atau ayam 14-21 hari dengan tahapan- tahapan sebagai berikut
Dewasa ? Telur ? Larva / Puva / Nimpa ? Dewasa
Kalu parasit ini dijumpai dengan jumlah banyak dalam satu flok peternakan akibatnya sangat merugikan karena menimbulkan gangguan pada ayam yang diserangnya, bahkan tungau dapat juga menularkan penyakit ND, cacar unggas dan penyakit menular lainnya, ciri- ciri ektoparasit ini panjang tubuh sekitar 0,7-1 mm dengan bobot badan sekitar 0,04 mgwarnanya kekuning- kuningan dengan bagian tepi coklat kekuningan jika sudah menghisap darah ayam warnanya menjadi bintik merah. Tanda penyakit ini pada anak ayam antara lain ayam gelisah, nafsu makan menurun karena gatal- gatal, anemia, kurus dan akhirnya akan mengalami kematian, sedangkan pada ayam dewasa akan selalu gelisah mengais- ngais bulu, nafsu makan berkurang, anemia, kurus sehingga akirnya akan mengalami penurunan produksi telur cukup drastis bisa mencapai 25-30%. M Gallinae dan M Stramineus menginfeksi tubuh ayam memakan sel- sel epithel dan keratin bulu. G Dissimilis dan G Gigas menginfestasi tubuh dan sayap. L Caponis biasanya banyak ditemukan dileher dan C Heterographa biasanya banyak ditemukan didaerah kepala.
Infeksi Kutu
 

 

 

Last Updated ( Wednesday, 01 August 2018 08:59 )
 
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday82
mod_vvisit_counterYesterday153
mod_vvisit_counterThis week308
mod_vvisit_counterLast week475
mod_vvisit_counterThis month2049
mod_vvisit_counterLast month4255
mod_vvisit_counterAll days836082

We have: 23 guests online
Your IP: 3.228.21.186
 , 
Today: Oct 23, 2019